Delik28 – Maulidan adalah peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, dikenal juga sebagai Maulid Nabi yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriyah. Maulidan dirayakan dengan berbagai kegiatan seperti pembacaan shalawat, ceramah agama dan doa bersama. Di beberapa tempat, perayaan ini juga melibatkan pawai, dekorasi, dan penyediaan makanan untuk masyarakat.
Jamaah Masjid Jami Al Huda Kebon Pedes RW. 10 Kota Bogor melaksanakan kegiatan Maulidan tahun ini dengan mengundang penceramah KH. Dudung Basyir, pimpinan Ponpes Al-Basyir Islamic Boarding School. Bogor, Kamis (26/9/24).
Dalam sambutannya ketua DKM Masjid Jami Al Huda, H.Kodir Abdullah menyampaikan bahwa momentum peringatan Maulid Nabi adalah kesempatan untuk memperkuat iman dan taqwa bagi umat Islam, “Melalui pembacaan shalawat dan ceramah agama, umat diingatkan akan ajaran dan teladan Nabi Muhammad SAW”.
“Peringatan Maulid Nabi SAW menjadi momen untuk berkumpul dan bersilaturahmi mempererat hubungan antar anggota masyarakat dan juga dapat memperkuat rasa kebersamaan dan persaudaraan serta menjadi sarana ukhuah islamiyah. Di banyak tempat, peringatan Maulid Nabi juga menjadi bagian dari budaya dan tradisi lokal yang memperkaya khasanah kehidupan sosial dan budaya masyarakat,” imbuhnya.
Diantara ceramahnya, KH Dudung Basyir menyampaikan tentang pentingnya perencanaan Maulid Nabi yang baik dan tepat untuk memastikan acara berjalan lancar dan mencapai tujuan spiritual serta sosial budaya yang diinginkan, “Dengan perencanaan yang baik, perayaan Maulid Nabi dapat menjadi lebih bermakna dan memberikan manfaat maksimal bagi semua yang terlibat”.
“Mari kita terus meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat iman dan taqwa, serta mempererat silaturahmi di antara kita. Semoga kita selalu berada dalam lindungan dan rahmat Allah SWT,” demikian K.H Dudung Basyir yang diamini oleh seluruh jamaah yang hadir. (Racil)