Delik28/Malaysia – Pesilat Pelajar SDN Pangarakan 02 Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor, Rasya Alteza Ghandi ampil memukau dan berhasil meraih Medali Emas di Kategori Tanding kelas Macan Under 9 tahun Pada Kejuaran Malaysia Open Nagasakti Pencak Silat International Championship league 2025 Tingkat Asean.
Acara ini berlangsung dari 30 April hingga 04 Mei 2025 di Stadium Majlis Bandaraya Subang Jaya MBSJ, Serdang, Selangor Malayasia.
Rasya Alteza Ghandi, merupakan atlet Cilik dari Perguruan Pencak Silat Tunas Muda Indonesia Cimande, Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor merupakan Putra dari Imbris Ghandi dan Tini Agustini yang saat ini tengah menempuh pendidikan Agama Islam di DTA Alkafi Sorogol.
Dalam sebuah wawancara, Rasya menyatakan, “Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras dan dukungan banyak pihak, “Pencapain ini bukan hanya hasil usaha saya sendiri, tetapi juga berkat support system yang luar biasa dari Papa dan Mommy, keluarga, pelatih,Sekolah serta Teman teman di perguruan”.
Dengan cita-cita menjadi Atlet Profesional, Rasya berharap prestasinya dapat menginspirasi Anak Indonesia lainnya, terutama di Bogor, “Semoga apa yang saya capai bisa di Ikuti oleh teman-teman atlet lainnya. Jangan pernah menyerah dan terus berusaha mencapai yang terbaik.” ungkapnya.
Orang Tua Rasya, Imbris Ghandi, juga mengungkapkan rasa Syukur Kepada Allah Yang maha kuasa atas pencapaian Anaknya.
“Kami Sangat bersyukur dengan Hasil yang dirahi Oleh Rasya. Kami harap ia terus bisa mengharumkan nama Indonesia Terkhusus Bogor, baik di tingkat nasional maupun internasional, serta menjadi inspirasi bagi Anak Indonesia lainnya”, Ujarnya.
Imbris Ghandi melanjutkan, putranya sudah berlatih pencak silat sejak tiga tahun lalu. Menurutnya, Pencak Silat selain melatih ketangkasan, dengan belajar pencak silat, ini juga jadi upaya melestarikan budaya Indonesia yang sudah diakui dunia.
“Untuk mulai latihan itu, Rasya di umur enam tahun. Itu sudah kita kenalkan dengan pencak silat, berlatih seminggu sekali di perguruanya, Padepokan Tunas Muda Indonesia Cimande. Porsi Latihan pun bisa bertambah jika hendak mengikuti kompetisi,” kata Imbris.
“Pencak silat ini adalah warisan tak benda budaya asli Indonesia yang sudah diakui di dunia gitu, di UNESCO,” lanjutnya.
Imbris mengucapkan berterimakasih Kepada semua yang telah terlibat membantu Suport ananda Rasya untuk merahi mimpinya di Tingkat Internasional, “Terimakasih Kepada Kementrian Kebudayaan Republik Indonesia, Bapak Mentri Dr H.Fadly Zon Sekaligus Ketua Umum DPP Ikatan keluarga Minang IKM Dunia. Dukungan yang luar bisa, bisa mengantarkan kami untuk merahi mimpi ya g lebih tinggi. Dukungan dari Kementrian Kebudayaan semangkin memperkuat kami untuk berlaga di Arena,” ucapnya. (Red)