Delik28 – Menghadiri Peringatan 10 Muharam 1447H di Gedung Serbaguna Rest Area Desa Palasari Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor, Moch Sobar Mansoer selaku Camat Cijeruk mengapresiasi Kades Palasari yang telah mengadakan santunan akbar terhadap 250 anak yatim, Ahad (6/7).
Setiba di lokasi, Camat Sobar langsung memberikan sambutan dengan diawali bismillah dan salam serta meneriakkan kata ‘Palasari’ dijawab serentak ‘Ngabret’ oleh para anak yatim dan hadirin.
Dalam sambutannya, Camat Sobar mengatakan: “Peringatan 10 Muharam atau peringatan lebaran anak yatim ini merupakan moment yang sangat penting. Dan bagi saya, suatu kebanggan bisa hadir bersama anak yatim, karena sejujurnya ini adalah moment yang luar biasa, karena bukan hal mudah mengumpulkan anak yatim dengan jumlah 250 lebih. Kecamatan aja hanya kuat (menyantuni-Red) 200 anak yatim. Maka saya sangat apresiasi kepada Kades Palasari, bapak Aip Syaripudin,” ungkapnya.
Camat melanjutkan, moment ini sangat penting pula untuk menjaga silaturahmi, “Moment ini sangat penting untuk saling bersilaturahmi dan bertatap muka, karena setidaknya ada 3 manfaat yang akan kita dapatkan dalam bersilaturahmi yaitu pertama dapat menjadikan panjang umur, kedua menambah rizqi, dan ketiga dapat menambah persaudaraan,” imbuhnya.
Camat berharap, tahun depan akan kembali diadakan dengan jumlah yang melebihi dari jumlah hari ini yang mencapai lebih dari 250 anak yatim mendapatkan santunan dari Kades Aip.
“Saya hanya mengingatkan bahwa membahagiakan anak yatim adalah kewajiban bagi setiap mukmin, demikian pula sebaliknya kita dilarang menghardik anak yatim. Maka, saya menghimbau agar kita semua menyayangi mereka dengan tulus ikhlas, jadikanlah mereka bahagia dan jangan pernah menghardiknya,” himbau Camat.
Terhadap para orang tua, Camat mengingatkan bahwa sejak dini, anak-anak harus mengetahui pokok-pokok tauhid atau keimanan seperti rukun iman, rukun islam, bahkan harus dapat mengamalkannya dengan baik, agar kelak memiliki pondasi yang kokoh dalam menapaki kehidupannya di jaman yang makin modern.
“Anak-anak harus didorong agar gemar mengaji, bersekolah dan menuntut ilmu hingga menjadi anak yang mandiri dan memiliki bekal yang cukup bagi mereka untuk hidup di masa yang akan datang menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa,” tukasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat juga mengingatkan adanya Program Bupati dan Wakil Bupati, Rudy Susmanto dan Jaro Ade, khususnya terkait kebersihan lingkungan. Diharapkan agar masyarakat senantiasa menjaga kebersihan seperti jalan-jalan, gorong-gotong, kali dan selokan, dan jangan ada tempat pembuangan sampah liar di pinggir jalan. Program ini juga sejalan dengan perintah Gubernur Jawa Barat KDM alias Kang Dedi Mulyadi.
“Pada moment 17 Agustusan bulan depan, akan dipilih desa terbersih dan desa terkotor. Jangan sampai di Kecamatan Cijeruk ada yang mendapat presikat sebagai desa terkotor. Kebersihan itu perlu untuk diri sendiri, keluarga, tetangga, tingkat RT, RW serta desa hingga kecamatan dan kabupaten Bogor akan menjadi Kabupaten yang bersih,” himbaunya.
“Nantinya di tiap Desa akan disampling tingkat RW terbersih di Kec Cijeruk. Jangan coba-coba seperti proyek sangkuriang karena pasti akan diketahui oleh tim penilai. Maka laksanakan saja seperti biasa dan sebagaimana mestinya. Jangan hanya dilaksanakan pada saat akan ada penilaian, karena pasti akan diketahui,” terangnya.
“Banyak yang ingin saya sampaikan, namun pada kesempatan kali ini saya kira cukup dulu. Mari kita dukung bersama program Pemerintah Kabupaten Bogor yang sangat baik ini. Masyarakat Desa Palasari harus bersatu terikat seperti sapu lidi yang menjadi kuat dalam satu kesatuan bersama, agar Palasari dapat menjadi desa yang lebih baik lagi dan teruslah….. Palasari…… ngabret!,” pungkasnya diikuti dengan ucapan dalam. (DidiS)