DElik28 – Suasana hangat terasa di aula kantor Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Rabu (24/9). Sejak pukul 08.00 WIB, puluhan warga, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintahan desa berkumpul untuk mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes).
Agenda utama yang dibahas adalah penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 serta penyusunan dan perencanaan DU-RKPDes untuk tahun 2027. Melalui forum ini, berbagai usulan warga dikaji bersama, mulai dari kebutuhan infrastruktur, pelayanan dasar, hingga program pemberdayaan masyarakat.
Menurut salah satu peserta musyawarah, kehadiran banyak pihak memberi semangat tersendiri. “Dengan duduk bersama, kita jadi tahu prioritas pembangunan desa bukan hanya untuk hari ini, tapi juga menatap tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Kepala Desa Cilebut Timur, Muchtar Kelana, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang aktif memberikan masukan. Ia menekankan pentingnya Musrenbangdes sebagai ruang demokrasi di tingkat desa.
“Kami ingin memastikan setiap usulan warga bisa diakomodir sesuai skala prioritas. Pembangunan desa tidak boleh hanya menjadi program pemerintah, tetapi hasil dari musyawarah bersama yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Muchtar Kelana juga memaparkan arah pembangunan desa ke depan. “Visi kami adalah memperkuat layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan, serta mendorong peningkatan infrastruktur yang menunjang ekonomi warga. Dengan begitu, Cilebut Timur bisa tumbuh sebagai desa yang lebih maju, mandiri, dan tetap guyub,” tambahnya.
Sementara itu salah satu tokoh agama Desa Cilebut Timur, Samsudin mengusulkan agar bisa dianggarkan setiap kegiatan Peringatan Hari Besar Islam yang selama ini selalu mengandalkan partisipasi warga.
“Kami perwakilan dari tokoh agama desa mengusulkan agar setiap kegiatan PHBI dapat diakomodir dan dianggarkan oleh Pemdes agar kegiatan bisa berjalan meriah,” ujarnya.
Dengan berakhirnya musyawarah, harapan pun tumbuh agar setiap keputusan yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan warga, sekaligus menjadi langkah nyata membangun Desa Cilebut Timur yang lebih partisipatif dan sejahtera.
Musrenbangdes yang berlangsung hingga pukul 11.00 WIB ini dihadiri Sekretaris Camat Sukaraja, Kasi Pemerintahan Kecamatan, Ketua TP PKK Desa, Pendamping Desa, anggota BPD, serta jajaran RT, RW, dan lembaga kemasyarakatan. Kehadiran mereka mencerminkan kebersamaan dalam membangun desa.
(DidiS)