Delik28 — Perubahan cuaca ekstrem belakangan ini memicu berkembangnya berbagai bibit penyakit, salah satunya demam berdarah yang kerap muncul saat pergantian musim. Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut di wilayah Desa Cijujung, petugas kesehatan bersama kader posyandu melakukan edukasi dan sosialisasi pencegahan demam berdarah, Sabtu (08/11/2025).
“Kami melakukan edukasi kepada masyarakat untuk mengantisipasi munculnya penyakit demam berdarah yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti saat pergantian musim dan cuaca ekstrem. Kami mengimbau warga agar menjaga kebersihan lingkungan, di antaranya dengan rutin menguras penampungan air, menutup tempayan, serta membakar sampah sebagai upaya memutus rantai perkembangbiakan nyamuk,” ujar kader kesehatan Posyandu, Yuni.
Menurutnya, edukasi dan sosialisasi pencegahan sangat penting dilakukan sebelum munculnya sarang nyamuk maupun potensi endemi, serta sebelum adanya korban akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti.
“Kami terus mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan sehat agar terhindar dari berbagai penyakit, bukan hanya demam berdarah,” jelasnya.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Posyandu Mandiri Ciluar Permai RT 04/RW 09 Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja. Hadir dalam kegiatan tersebut warga sekitar posyandu, Babinsa, Bhabinkamtibmas, perwakilan Pemdes Cijujung, serta para kader posyandu.
Senada dengan petugas kesehatan, Babinsa Cijujung Serma Rohmad mendukung langkah edukasi dan sosialisasi pencegahan sejak dini. Ia mengajak masyarakat untuk bersama menjaga kebersihan lingkungan sesuai arahan petugas kesehatan.
“Mari kita jaga kebersihan lingkungan dan ikuti arahan petugas kesehatan untuk mencegah penyebaran demam berdarah,” pungkasnya.
Laporan: AJH