Delik28 – Menjelang pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang akan digelar malam ini, Ketua Pembina Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH Pendekar), Hendra Sudrajat, S.H., menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk meluangkan waktu menghadiri acara tersebut. Persiapan kegiatan yang berlokasi di Lapangan Serbaguna depan kantor YLBH Pendekar, Kampung Pasir Menjul, Desa Pasir Jaya, telah rampung sepenuhnya sejak siang tadi.
Acara Maulid yang akan berlangsung pada Sabtu (8/11/2026) pukul 19.00 WIB ini menjadi agenda keagamaan tahunan yang terus dijaga oleh YLBH Pendekar. Selain sebagai bentuk penghormatan atas kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan ini juga menjadi ruang pembinaan karakter Islami bagi masyarakat di wilayah tersebut.
Hendra menegaskan bahwa kehadiran umat dalam peringatan Maulid merupakan bukti nyata kecintaan kepada Rasulullah SAW. “Ini bukan sekadar acara seremonial. Ini wujud cinta kita. Nabi SAW itu sangat mencintai umatnya, bahkan sampai akhir hayatnya. Maka kita pun wajib mencintai beliau,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa kelahiran Nabi Muhammad SAW adalah peristiwa besar yang mengubah peradaban dunia. Karena itu, memperingati Maulid menjadi bagian dari upaya mengenang jasa beliau serta meneguhkan kembali ikatan spiritual umat kepada sosok pembawa rahmat bagi seluruh alam.
Dalam pesannya, Hendra menekankan pentingnya kecintaan yang dibuktikan dengan hadirnya umat dalam majelis-majelis ilmu dan dzikir.
“Pertanyaannya sederhana: bagaimana Nabi akan mencintai kita, jika kita sendiri tidak menunjukkan cinta kepada beliau?” tegasnya. Ia mengajak jamaah meluangkan waktu dan mengutamakan kegiatan yang mengandung nilai keberkahan.
Ajaran Islam sendiri menempatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sebagai bagian dari kesempurnaan iman. Dalam hadis sahih riwayat Bukhari-Muslim, Nabi SAW bersabda: “Tidak beriman salah seorang diantara kalian hingga aku lebih ia cintai daripada dirinya sendiri, orang tuanya, dan seluruh manusia.” Hadis ini menjadi dasar kuat bagi umat untuk menumbuhkan mahabbah yang diwujudkan melalui amalan-amalan baik, termasuk menghadiri acara Maulid.
Hendra juga mengingatkan tentang besarnya kasih sayang Nabi SAW kepada umatnya, bahkan dalam detik-detik menjelang wafat. “Setiap kita tentu berharap mendapatkan syafaat Rasulullah di hari akhir. Tapi syafaat itu datang karena ikatan cinta antara umat dan Rasulnya. Maulid adalah salah satu cara kita memperkuat ikatan itu,” ujarnya.
Panitia Maulid menambahkan bahwa seluruh teknis acara telah diselesaikan, mulai dari panggung, sistem suara, hingga kesiapan para pengisi acara. Sejumlah dai dan mubaligh dari berbagai wilayah Kabupaten Bogor juga telah mengonfirmasi kehadiran, di antaranya Habib Hasan, Ki Arjuna, dan Ki Jampang, yang dikenal dengan gaya dakwah yang sejuk dan mudah dipahami masyarakat.
Selain itu, rangkaian kegiatan nanti malam akan diisi dengan tausiyah keagamaan, serta doa bersama agar masyarakat senantiasa diberikan keberkahan dan keselamatan. Masyarakat RW 02 RT 02 juga terlibat aktif dalam persiapan sebagai bentuk gotong royong dan kecintaan terhadap kegiatan keagamaan di lingkungannya.
Di akhir seruannya, Hendra kembali mengajak seluruh warga, ikhwan maupun akhwat, untuk menghadiri peringatan Maulid Nabi SAW malam ini. “Mari bersama-sama hadir, bukan karena kewajiban, tapi karena kecintaan. Semoga langkah kita menjadi saksi yang memperkuat hubungan kita dengan Rasulullah SAW, dan semoga kelak kita termasuk umat yang mendapatkan syafaat beliau,” tutupnya. (DidiS)