Delik28 – Suasana Lapangan Sengon, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Sabtu (16/08/2025) sore tampak meriah. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti Kecamatan Expo yang diselenggarakan Pemerintah Kecamatan Sukaraja dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-80. Ajang ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga wadah promosi UMKM serta sarana pelayanan publik yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dentuman musik dari lima grup band mewarnai panggung utama. Masing-masing band tampil mewakili desa asalnya, yakni Desa Cilebut Timur, Cijujung, Gunung Geulis, Pasir Jambu, dan Sukaraja. Sorak-sorai penonton semakin membangkitkan semangat para musisi muda yang tampil penuh percaya diri. Pada akhirnya, grup band asal Desa Pasir Jambu berhasil memukau dewan juri dan meraih predikat juara pertama. Disusul Desa Cilebut Timur di posisi kedua, serta Desa Sukaraja di tempat ketiga.
Namun, keseruan Kecamatan Expo tidak hanya berhenti di panggung hiburan. Di sisi lain lapangan, deretan tenda UMKM berdiri rapih menawarkan berbagai produk lokal. Mulai dari makanan khas desa, kerajinan tangan, hingga produk inovasi desa dipamerkan. Produk Kopdes Merah Putih dan Gerakan Pangan Murah Istimewa turut mewarnai bazaar, menghadirkan semangat kemandirian ekonomi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan dengan harga terjangkau.
Di area yang berbeda, masyarakat pun berbondong-bondong memanfaatkan sentra pelayanan. Layanan administrasi kependudukan, pembayaran PBB, hingga pos KB tersedia di lokasi. Tidak sedikit pula warga yang memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis, lengkap dengan konsultasi medis. BKKBN hadir memberikan edukasi gizi dan penyuluhan pencegahan anemia pada remaja, mengingat pentingnya menjaga kesehatan generasi muda.
Camat Sukaraja, Ria Marlisa, menyebut bahwa Kecamatan Expo kali ini dirancang sebagai kegiatan terpadu yang mampu menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. “Selain penampilan grup band, Kecamatan Expo juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah Istimewa, Bazaar UMKM, Produk Kopdes Merah Putih, pelayanan adminduk, pelayanan PBB, pos KB, hingga pemeriksaan dan konsultasi kesehatan gratis,” terangnya.
Menurut Ria, acara ini dipusatkan dalam tiga sentra utama, yakni hiburan, ekonomi, dan pelayanan. Dengan konsep itu, masyarakat tidak hanya datang untuk menyaksikan hiburan, tetapi juga dapat membawa pulang manfaat nyata dari berbagai layanan yang disediakan.
“Semoga kegiatan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. InsyaAllah tahun depan kita bisa melaksanakannya dengan lebih meriah dan lebih banyak lagi inovasi,” harapnya.
Kehadiran Kecamatan Expo membuktikan bahwa peringatan HUT RI di tingkat kecamatan dapat dikemas lebih inklusif. Tidak hanya seremoni, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, menggerakkan ekonomi lokal, dan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat.
(Laporan: AJH)