Delik28 – Halaman Balai Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor mendadak jadi panggung tawa. Bukan konser dangdut, melainkan lomba 17-an ala PAUD Mutiara Bunda dalam memeriahkan HUT ke-80 RI, Kamis (28/8).
Sejak jam 08.00 WIB, suara riuh anak-anak dan ibu-ibu sudah bikin suasana lebih ramai daripada pasar kaget. Kepala Sekolah Yeni yang sekaligus jadi “MC dadakan” pakai sound system sederhana, mengatur jalannya perlombaan dengan gaya heboh yang bikin peserta dan penonton betah sampai acara usai pukul 11.30 WIB.

Anak-anak tampil kocak saat lomba makan kerupuk. Ada yang gigitan kerupuknya cuma secuil, ada juga yang malah makan tali rafianya.
Saat lomba mengenakan sepatu, ada peserta yang nekat pakai sepatunya terbalik—langsung disambut tawa pecah para ibu.
Tak mau kalah seru, giliran kaum ibu maju ke arena. Lomba makan kerupuk versi emak-emak ternyata lebih sengit: ada yang strateginya diam-diam, ada yang tarik-tarikan kerupuk.
Puncaknya saat lomba joget kursi, suasana berubah jadi “adu strategi rebut kursi” sambil goyang penuh gaya. Ada yang joget sampai lupa kursinya, ada pula yang sengaja saling sikut biar lawan kalah.
Salah satu peserta, Yanti, masih terengah-engah usai lomba joget kursi. Dengan tawa lebar, ia nyeletuk, “Aduh, kursinya kalah sama joget saya! Yang penting heboh, urusan kalah menang mah belakangan!” Ucapannya langsung disambut sorak dan tawa dari peserta lain.
Begitu semua lomba selesai, anak-anak langsung disuguhi paket makan MBG, sementara para ibu pulang dengan nasi bungkus. Hadiah sederhana, tapi tawa dan kebersamaan jelas lebih mahal nilainya.
“Yang penting kita semua senang, hadiahnya belakangan,” ucap Kepsek Yeni sambil tertawa melihat ibu-ibu masih sibuk cerita soal aksi lucu mereka di arena joget kursi. (DidiS)