Bekasi – Suasana di Pasar Kojengkang – Setu Kabupaten Bekasi, terlihat berbeda dari biasanya. Sejak pagi, sekelompok anggota Organisasi Masyarakat Gerakan Muslim Penyelamat Aqidah (GEMPA) DPD Bekasi Raya tampak sibuk menyiapkan kegiatan bakti sosial (Baksos) bertajuk Jumat Berkah, Jumat (31/10/25).
Tidak seperti anggapan sebagian masyarakat bahwa aktivitas ormas kerap dikaitkan dengan aksi penertiban matel, bank keliling, atau bank emok, giat GEMPA kali ini justru berfokus pada hal yang jauh lebih sederhana namun berdampak: membagikan makanan bagi mereka yang tengah membutuhkan. Program Jumat Berkah ini menjadi upaya nyata GEMPA Bekasi Raya dalam menghadirkan manfaat sosial di tengah masyarakat.
Ketua DPD GEMPA Bekasi Raya, Syaibalifullah yang akrab disapa Pule menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menebar kebaikan. “Bismillah, alhamdulillah hari ini GEMPA Bekasi Raya melakukan giat Jumat Berkah. Semoga apa yang sudah kita programkan dapat kita jalankan dengan mendapat ridho Allah SWT bagi semua laskar GEMPA di mana pun berada. Takbir!” ujarnya penuh semangat.
Pule menuturkan, kegiatan pembagian makanan ini berjalan berkat kerja sama para anggota yang memiliki waktu luang di sela-sela kesibukan mereka. Sebab giat ini dilaksanakan pada jam kerja, banyak anggota GEMPA tidak bisa hadir karena terikat oleh pekerjaannya. Meski demikian, semangat mereka untuk berkontribusi tidak surut.
Keterlibatan anggota yang hadir hari ini dinilai sebagai bentuk keikhlasan dalam membantu sesama. Mereka bekerja tanpa pamrih, mulai dari menyiapkan paket makanan, mengatur lokasi pembagian, hingga memastikan kegiatan berjalan tertib dan lancar.
Melalui kegiatan Jumat Berkah ini, GEMPA DPD Bekasi Raya berharap dapat terus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa dakwah tidak selalu harus dalam bentuk ceramah atau tindakan besar. Memberi makan orang yang membutuhkan pun adalah dakwah mulia, dan GEMPA bertekad menjadikannya agenda rutin demi memperkuat nilai kemanusiaan dan keimanan di tengah masyarakat.
Kesibukan ini berlangsung sejak persiapan pagi hari, berlanjut hingga siang, dan menjelang sore mereka masih berkumpul melakukan evaluasi kegiatan untuk memastikan pelaksanaan ke depan berjalan semakin baik.
Panglima DPP GEMPA, Hendra Sudrajat, atau yang akrab disapa Ustaz Hedar memberikan apresiasi atas pelaksanaan Jumat Berkah. Ia mengingatkan bahwa nilai sebuah amal bukan terletak pada jumlah orang yang hadir, melainkan ketulusan dalam melaksanakannya.
“Jangan lihat jumlah banyak sedikit, yang penting berbuat. Karena jumlah itu relatif. Di mata Allah, yang dinilai hanya ketulusan dan keikhlasan kita dalam beribadah,” ucapnya.
Ia juga menegaskan bahwa ibadah yang paling disukai Allah bukan sekadar salat, zakat, puasa, atau haji, tetapi memberi makan orang yang sedang lapar.
“Teruslah mengibarkan panji Islam dan GEMPA dalam program Jumat Berkah. Karena itu sangat sesuai dengan misi penyelamatan aqidah. Ingat, dalam keadaan lapar, seseorang bisa mudah tergelincir dan meninggalkan aqidah,” tutup Ustaz Hedar (DidiS)