Delik28 – Material tanah yang menghalangi jalan bukit pelangi Desa Gunung Geulis, Kecamatan Sukarja Bogor pasca longsor beberapa hari yang lalu terus dibersihkan oleh petugas gabungan dari Dinas PUPR, BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Linmas dan dibantu warga setempat. Dengan menggunakan alat berat berupa beko kecil dari Dinas PUPR para petugas membersihkan jalanan yang tertimbun material tanah sejak tiga hari lalu. Sampai hari ini jalanan masih terus dibersihkan oleh petugas dan belum bisa dilintasi oleh kendaraan, Rabu (5/3).
“Sudah tiga hari jalanan ini kita bersihkan bersama-sama dengan dibantu kendaraan berat dari Pemkab Bogor berupa beko kecil untuk membersihkan material longsoran tanah yang menghalangi jalan di bukit pelangi Gunung Geulis, meskipun tiap hari kita bersihkan, tetapi memasuki hari ketiga jalanan ini masih belum bisa dilalui kendaraan karena masih banyak material tanah yang menutupi jalan, apalagi hujan masih terus mengguyur di wilayah Sukaraja,” ujar Babinsa Gunung Geulis, Sertu F.X Andhi Sugiarto.
Seperti diketahui jalan bukit pelangi tiga hari yang lalu tertimbun tanah longsor pasca diguyur hujan terus menerus di wilayah Sukaraja, tebingan sepanjang kurang lebih seratus meter longsor, akibat gerusan air hujan dan mengalangi akses jalan. Tidak ada korban jiwa saat peristiwa ini hanya ada lima warung yang rusak berat akibat terjangan tanah longsor dengan kerugian diperkirakan sekitar 200 juta.
“Tidak ada korban jiwa saat peristiwa ini terjadi, hanya ada lima warung/lapak yang rusak berat akibat terjangan material tanah longsor, kerugian diperkirakan sekitar 200 juta karena lima warung tersebut tertimbun material longsoran, masih untung tidak ada pemilik warung yang berada didalamnya saat kejadian berlangsung,” imbuh Babinsa.
Petugas menghimbau warga agar menghindari jalur ini karena belum bisa dilintasi dan selalu berhati-hati serta waspada, khawatir terjadi langsor susulan mengingat curah hujan masih tinggi dan turun di wilayah Bogor. Untuk warga yang tinggal ditebingan agar selalu siaga saat turun hujan karena rawan terjadi pergerakan tanah dan longsor.
“Untuk sementara hindari jalur ini selama musim hujan karena berpotensi terjadi longsor susulan disekitar jalan arah menuju gadog/puncak, untuk warga yang tinggal ditebingan agar selalu siaga dan waspada, terutama saat hujan turun mengingat tanah disekitar wilayah ini rawan terjadi pergerakan tanah dan longsor,” tandasnya.
Laporan : AJH