Delik28 — Tragedi berdarah terjadi di kawasan Perumahan Tamansari Garden, Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Sekelompok orang tidak dikenal (OTK) menyerang para penjaga proyek milik PT Prima Mustika Candra (PMC) pada Kamis malam (6/11/2025).
Peristiwa itu terjadi saat para penjaga proyek tengah beristirahat. Sekitar 30 orang OTK tiba-tiba memasuki area proyek — dua di antaranya diketahui membawa senjata api laras panjang, sementara lainnya menenteng senjata tajam seperti celurit dan samurai. Tanpa peringatan, kelompok tersebut langsung menyerang para penjaga secara membabi buta.
Akibat serangan brutal itu, empat orang penjaga proyek mengalami luka parah di bagian kepala dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Ummi Bogor. Mereka adalah Ayub (44), Ikbal (25), Cecep (45), dan Dede (43). Beberapa hari pascakejadian, Ayub yang sempat kritis akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (12/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB di RS Ummi Bogor akibat luka berat yang dideritanya.
Kanit 2 Reskrim Polres Bogor, Iptu Tirta, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan otopsi terhadap jenazah korban di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, guna kepentingan penyidikan.
“Kami melakukan otopsi terhadap jenazah korban bernama Ayub untuk kepentingan penyidikan kasus penyerangan pada 6 November 2025 lalu. Sementara tiga korban lainnya hari ini baru akan dimintai keterangan di Polres Bogor,” ujar Iptu Tirta, Kamis (13/11/2025) dini hari.
Pihak keluarga korban berharap agar Polres Bogor segera mengungkap dan menangkap para pelaku, serta menegakkan hukuman seberat-beratnya bagi mereka.
Sebelumnya, salah satu koordinator lapangan PT PMC, Kamal, mengungkap bahwa pada pagi hari sebelum kejadian, sempat terjadi perdebatan antara pihak perusahaan dengan sekelompok orang di area ploting lahan Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari.
“Sekitar pukul 9.00 pagi memang ada kesalahpahaman dengan rombongan yang disebut ‘karung’ di wilayah Sukaluyu. Tapi malam harinya, sekitar pukul 20.00, tiba-tiba para penjaga kami diserang oleh sekitar 30 orang yang membawa senjata tajam dan senjata api,” jelas Kamal.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik serangan tersebut serta mengidentifikasi para pelaku yang diduga merupakan kelompok terorganisir.
(Ppri/Ttg)
Penjaga Proyek di Tamansari Tewas Akibat Serangan Kelompok Bersenjata
Defakto — Tragedi berdarah terjadi di kawasan Perumahan Tamansari Garden, Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Sekelompok orang tidak dikenal (OTK) menyerang para penjaga proyek milik PT Prima Mustika Candra (PMC) pada Kamis malam (6/11/2025).
Peristiwa itu terjadi saat para penjaga proyek tengah beristirahat. Sekitar 30 orang OTK tiba-tiba memasuki area proyek, dua di antaranya diketahui membawa senjata api laras panjang, sementara lainnya menenteng senjata tajam seperti celurit dan samurai. Tanpa peringatan, kelompok tersebut langsung menyerang para penjaga secara membabi buta.
Akibat serangan brutal itu, empat orang penjaga proyek mengalami luka parah di bagian kepala dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Ummi Bogor. Mereka adalah Ayub (44), Ikbal (25), Cecep (45), dan Dede (43). Beberapa hari pascakejadian, Ayub yang sempat kritis akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Rabu (12/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB di RS Ummi Bogor akibat luka berat yang dideritanya.
Kanit 2 Reskrim Polres Bogor, Iptu Tirta, membenarkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan otopsi terhadap jenazah korban di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, guna kepentingan penyidikan.
“Kami melakukan otopsi terhadap jenazah korban bernama Ayub untuk kepentingan penyidikan kasus penyerangan pada 6 November 2025 lalu. Sementara tiga korban lainnya hari ini baru akan dimintai keterangan di Polres Bogor,” ujar Iptu Tirta, Kamis (13/11/2025) dini hari.
Pihak keluarga korban berharap agar Polres Bogor segera mengungkap dan menangkap para pelaku, serta menegakkan hukuman seberat-beratnya bagi mereka.
Sebelumnya, salah satu koordinator lapangan PT PMC, Kamal, mengungkap bahwa pada pagi hari sebelum kejadian, sempat terjadi perdebatan antara pihak perusahaan dengan sekelompok orang di area ploting lahan Desa Sukaluyu, Kecamatan Tamansari.
“Sekitar pukul 9.00 pagi memang ada kesalahpahaman dengan rombongan yang disebut ‘karung’ di wilayah Sukaluyu. Tapi malam harinya, sekitar pukul 20.00, tiba-tiba para penjaga kami diserang oleh sekitar 30 orang yang membawa senjata tajam dan senjata api,” jelas Kamal.
Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif di balik serangan tersebut serta mengidentifikasi para pelaku yang diduga merupakan kelompok terorganisir.
(Ppri/Ttg)