Dekik28 – BUMDes Putra Mekar Desa Wandasari, Kecamatan Bojonggambir, Kabupaten Tasikmalaya, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan ekonomi desa berbasis potensi lokal. Melalui program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa (DD), BUMDes ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat desa.
BUMDes Putra Mekar dipimpin oleh Ketua Ratna Arumartina, dengan Saepul Rustandi sebagai Sekretaris dan Ai Risnawati sebagai Bendahara. Kepengurusan ini dibentuk untuk mengelola usaha desa secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
Ketua BUMDes Putra Mekar, Ratna Arumartina, menyampaikan bahwa kehadiran BUMDes bukan hanya sebagai lembaga usaha semata, tetapi juga sebagai sarana peningkatan ekonomi warga.
“Kami berharap BUMDes Putra Mekar ke depan mampu mendongkrak perekonomian desa sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Wandasari,” ujarnya.
Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, BUMDes Putra Mekar memperoleh alokasi anggaran dari Dana Desa sebesar 20 persen dari total pagu DD, sesuai ketentuan pemerintah pusat. Total anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai Rp190 juta.
Anggaran tersebut dimanfaatkan untuk pengembangan usaha peternakan kambing sebagai salah satu sektor unggulan desa. Program ini dinilai memiliki potensi ekonomi yang baik serta mudah dikembangkan oleh masyarakat setempat yang sebagian besar memiliki latar belakang sebagai petani dan peternak.
Saat ini, BUMDes Putra Mekar mengelola ternak kambing yang dibagi ke dalam enam kelompok. Setiap kelompok beranggotakan sembilan hingga sepuluh orang petani peternak, sehingga program ini secara langsung melibatkan puluhan warga desa.
Masing-masing kelompok ditempatkan di enam lokasi kandang berbeda, dengan jumlah ternak sekitar sembilan hingga sepuluh ekor kambing per kandang. Sistem pengelompokan ini bertujuan untuk memudahkan pengelolaan, pengawasan, serta pemerataan manfaat bagi warga.
Melalui program peternakan kambing ini, BUMDes Putra Mekar optimistis dapat menciptakan kemandirian ekonomi desa, memperkuat ketahanan pangan, serta menjadi contoh pengelolaan Dana Desa yang produktif dan berkelanjutan di Kabupaten Tasikmalaya.
(Ilyas)