Delik28 – Karang Taruna (Katar) Kecamatan Cijeruk Kabupaten Bogor melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) sekaligus Rapat Pleno Pengurus melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) digelar di Aula Kecamatan Cijeruk, dan berhasil menetapkan Nandang sebagai Ketua Katar Cijeruk menggantikan pengurus lama, Senin (21/7).
Pengangkatan pengurus baru bertujuan untuk memperkuat koordinasi, menyelaraskan program kerja, dan memastikan keberlanjutan kepengurusan Karang Taruna Kecamatan Cijeruk demi optimalisasi peran organisasi dalam pemberdayaan pemuda dan masyarakat di tingkat kecamatan maupun desa.
Rakor dan rapat pleno oleh 30 orang peserta ini dihadiri oleh jajaran pengurus Karang Taruna Kecamatan Cijeruk dan perwakilan Karang Taruna dari desa-desa yang berada di wilayah Kecamatan Cijeruk.
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur diantaranya dari pihak pemerintah kecamatan yang diwakili oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Cijeruk serta Kasi Pemberdayaan Masyarakat. Turut hadir pula perwakilan dari Karang Taruna Kabupaten yaitu Wakil Ketua III Kang Rizal, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kelembagaan (OK), Wakil Ketua Bidang Pariwisata, serta Wakil Ketua Bidang Hukum dan Advokasi.
Dihubungi melalui ponselnya, Nandang mengaku memiliki Visi Mewujudkan Karang Taruna Cijeruk yang bersatu, bersinergi dan berdaya guna dalam membangun generasi muda yang mandiri, kreatif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, untuk mencapai Visi, Nandang menopangnya dengan beberapa Misi, yaitu pertama Membangun solidaritas dan kebersamaan di antara anggota Karang Taruna, kedua Meningkatkan sinergi dengan berbagai pihak, seperti pemerintah desa, organisasi kepemudaan, dan masyarakat umum, dan yang ketiga Mendorong pemberdayaan pemuda melalui pelatihan,wirausaha,kegiatan sosial dan pengembangan potensi lokal .
Sedangkan misi ke-empat Mewujudkan program kerja yang produktif dan berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat dan potensi desa, terahir yang kelima adalah Meningkatkan peran aktif Karang Taruna dalam penanggulangan masalah sosial dan pembangunan desa. (Red)