Delik28 – Kali Baru yang memisahkan dua desa, Cilebut Barat dan Cilebut Timur, di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, kini menjadi tempat pembuangan sampah liar. Sepertinya, beberapa orang masih belum menyadari bahwa membuang sampah di pinggir kali telah mengancam kesehatan masyarakat dan keindahan lingkungan.
Sekdes Cilebut Timur Abdul Munir mewakili Kades Muchtar Kelana memimpin langsung kegiatan penyisiran sampah di sepanjang jalan dari Kp Jambudipa hingga Kedunghalang Mekar dengan didampingi oleh Babinsa, Babinkamtibmas, Kalinmas, dan perangkat desa serta pemuka masyarakat lainnya, Jumat (14/11/25).
Munir menyampaikan bahwa kondisinya sudah sangat memprihatinkan. “Kades bahkan merasa geram melihat kondisi ini. Kami sudah melakukan sosialisasi dan imbauan, tapi masih saja ada orang yang membuang sampah sembarangan. Sepertinya, kita perlu mengadakan kursus singkat tentang cara membuang sampah yang benar,” kata Munir dengan nada satir ditemui di lokasi.
Tampak, sampah yang berserakan di pinggir kali tersebut sangat beragam, mulai sampah non organik seperti plastik dan kertas, hingga sampah organik. Rupanya, masih banyak orang yang belum sadar bahwa tindakannya ini dapat berakibat fatal pada lingkungan hidup dan masyarakat banyak.
Untuk mengatasi masalah ini, Pemdes Cilebut Timur akan lebih fokus melakukan penanganan dengan beberapa langkah, termasuk melakukan pengawasan dan penjagaan di lokasi untuk mencegah orang-orang membuang sampah sembarangan. “Bila perlu, kita akan menambah jumlah petugas kebersihan,” tukasnya.
Munir mengatakan kondisi ini merupakan pelanggaran pidana. “Kami sudah mempelajari sangsi hukum bagi para pelaku pembuang sampah ini. Selanjutnya kami akan melakukan razia, dan tenang saja, kami tidak akan memberikan sanksi kepada mereka yang tidak membuang sampah di pinggir kali,” kata Munir.
Munir meminta agar masyarakat sekitar turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan. “Kami berharap masyarakat sekitar dapat membuang sampah pada tempatnya dan turut mengawasi dan menegur mereka yang membuang sampah di pinggir kali. Mari kita jaga keindahan dan kesehatan lingkungan bersama-sama, kita saling menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat,” kata Munir.
Untuk mengatasi fenomena ini, menurut Munir diperlukan adanya kerjasama dari semua pihak untuk mencegah lebih lanjut dan mengatasi masalah sampah di pinggir Kali Baru. “Mari kita jaga keindahan dan kesehatan lingkungan bersama-sama, sebelum kita dan anak cucu kita kehabisan tempat bersih untuk hidup,” ajak Munir menutup keterangannya. (Nidiva).