Delik8 /Bogor – Pihak SDN Cibatok 03 Kecamatan Cibungbukang Kabupaten Bogor diduga melakukan pungutan liar (Pungli) iuran anggaran kebutuhan perpisahan kepada 163 siswa kelas 6 sebesar 700 ribu rupiah per siswa.
akan dilaksanakan pada 31 Mei 2025 yang
Salah satu sumber berinisial NS mengatakan, iuran tersebut seolah dipaksakan oleh pihak sekolah melalui Korlas dengan dicicil, serta bagi anak yatim tetap dibebankan biaya dengan jumlah setengahnya.
“Pembayaran uang perpisahan 700 ribu per siswa disetor ke Korlas masing-masing dan bisa dicicil. Sedangkan untuk anak yatim kebutuhan siswa di gratiskan sebesar 370 ribu rupiah dan hanya membayar 330 ribu rupiah,” ujar NS kepada pewarta, Seni (21/4/2025).
Dirinya pun heran, pihak sekolah tidak mengikuti aturan dan statement Gubernur Jawa Barat dan surat edaran Bupati Bogor tentang perpisahan sekolah yang harus dilaksanakan secara sederhana.
“Apalagi saat ini kita baru saja menghadapi libur panjang sehabis lebaran. Mending kalau kami punya gaji sebagaimana mereka orang yang punya gaji. Kalau saya lagi ada uang gak masalah, tapi pas lagi nganggur begini lumayan juga bikin puyeng,” ungkapnya.
Dua kali mencoba mendatangi pihak SDN Cibatok 03 untuk konfirmasi, namun tidak bisa menemui kepala sekolah, karena menurut seorang guru yang ada di ruangan kantor mengatakan bahwa kepala sekolah sedang ada kegiatan diluar.
Berhasil konfirmasi ke Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Kabupaten Bogor, Nina terkejut dan akan memanggil Kepala Sekolah SDN Cibatok 03.
“Astagfirulloh… Susah banget dibilanginnya. Itu sekolah mana ya? Trimakasih infonya, kami akan panggil KS-nya,” tegas Sekdisdik Kabupaten Bogor, Nina dihubungi melalui pesan singkat WhatsApp.
Adapun, notulen hasil rapat pada Januari 2025 lalu yang berhasil diterima pewarta menyebutkan rincian kebutuhan biaya yaitu:
- Sampul izajah Rp. 75.000,
- Foto izajah+foto perpisahan ada 3 (foto sendiri+foto bersama kepala sekolah+foto 1 kelas) Rp. 125.000.
- Medali dan lempang anak/bordir tulisan nama anak Rp. 120.000.
- Literasi buku yang disumbangkan ke perpustakaan Rp. 50.000
Total Rp. 370.000,- per siswa.
Dan kebutuhan perpisahan untuk di gedung.
- Gedung include kursi siswa dan orang tua, kursi guru, kursi VIP, blower, sound system Rp. 15.000.000
- Dekorasi Ro. 1.500.000
- Baner Rp. 500.000.
- Amplop tamu undangan untuk 6 orang (dari Dinas dan Pengawas Sekolah dan Komite dll) Rp. 1.200.000
- Upacara adat Tp. 5.000.000
- Konsumsi untuk seluruh peserta Rp. 9.875.000
- Pentas seni Rp. 3.500.000
- Dana lain lain Rp. 2.000.000
- Seragam guru Rp. 50.000
Total Rp. 46.725 000 dibagi 163 siswa = Rpm 287.000 per siswa.
jumlah akhir mncapai Rp. 657.000
dibulatkan menjadi 700.000 per siswa dengan tambahan 43.000 yg akan di alokasikan utk seragam guru menjadi Rp 50.000 + Rp. 43 000 = Rp. 93.000 untuk seragam guru.
Pembayaran uang perpisahan Rp. 700.000 ke korlas masing2 kelas..bisa dicicil.
untuk yatim kebutuhan siswa di gratiskan sebesar Rp.370.000, jadi yatim hanya membayar Rp. 330.000.
Laporan : Dipidi