Delik28 – Pemerintah Desa (Pemdes) Bojong Gede menggelar acara Lomba Anugerah Sri Baduga Tingkat Kabupaten Bogor 2025 yang berlangsung di Aula Desa Bojong Gede, Rabu (17/9).
Kepala Desa Bojong Gede, Dede Malvina, menjelaskan bahwa pihaknya mengikuti seluruh mekanisme sesuai petunjuk teknis lomba. Mulai dari mengunggah data desa, melakukan ekspos, hingga melaksanakan gelar lapangan yang disaksikan bersama.
“Ketika Camat Bojong Gede memberikan SK bahwa kami menjadi pemenang tingkat kecamatan, ternyata di tingkat Kabupaten Bogor pun kami masuk nominasi enam besar. Itu setelah kami upload data dan ekspos pemaparan sesuai data yang ada di desa,” kata Dede.
Menurutnya, tahapan penilaian dilakukan secara berjenjang, termasuk gelar lapangan yang disesuaikan dengan apa yang sudah dieksposkan. “Tidak ada yang dibuat-buat. Kami hanya menampilkan apa yang ada, karena target kami bukan menjadi pemenang, melainkan memberikan yang terbaik,” ujarnya merendah.
Ia menambahkan, penilaian mencakup tiga unsur, yakni pemerintahan, penilaian, dan kemasyarakatan. Penilaian dilakukan oleh 21 dewan juri yang melihat keunggulan program, inovasi, dan prioritas desa. “Mana yang menjadi prioritas, inovasi, dan keunggulan, itu semua ditentukan oleh para penilai,” imbuhnya.
Dari enam besar desa yang masuk nominasi, Bojong Gede berada di urutan keempat pada masa verifikasi administrasi tahap pertama. “Untuk posisi selanjutnya, apakah naik ke tiga besar atau bahkan juara, kita masih menunggu hasil penilaian lanjutan,” jelas Dede.
Meski begitu, ia mengaku optimis berkat dukungan Dinas Sumber Daya Manusia serta stakeholder desa. “Kami diberi semangat agar Bojong Gede bisa meraih juara dan mewakili Kabupaten Bogor ke tingkat provinsi. Namun bagi kami, kemenangan bukanlah target utama. Yang terpenting adalah pembelajaran administrasi yang bisa diambil hikmahnya,” katanya.
Dede juga menekankan pentingnya kekompakan tim melalui penguatan kelembagaan desa. “Desa ini bukan milik saya, tapi milik Bojong Gede. Selama warga mau bergerak bersama, mari kita mengabdi untuk desa,” pungkasnya.
Acara tersebut turut dihadiri Camat Bojong Gede Tenny Ramdhani, tim verifikasi dari Pemkab Bogor, lembaga kemasyarakatan, serta sejumlah tokoh masyarakat. (Hendrik)