Delik28 – Pasca banjir yang melanda Kampung Ciparengga RT 07/05, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Jumat malam (04/04/2026), Pemerintah Desa Cimandala bergerak cepat melakukan evakuasi sekaligus penyaluran bantuan bagi warga terdampak.
Evakuasi dilakukan bersama petugas BPBD, Damkar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur kewilayahan lainnya, dengan dukungan masyarakat setempat. Tercatat sebanyak tujuh kepala keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut.
Banjir terjadi akibat jebolnya turap penahan tanah di sepanjang saluran pembuangan air hujan, yang dipicu oleh curah hujan tinggi. Tanah longsor menghantam struktur penahan hingga tidak mampu menahan debit air, yang kemudian meluap dan merendam rumah warga hingga setinggi kurang lebih satu meter.
Kepala Desa Cimandala, Aditiya Agung, mengatakan bahwa selain evakuasi, pihaknya juga langsung melakukan pembersihan rumah warga dari sisa lumpur dan material banjir.
“Bersama petugas BPBD, Damkar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan warga sekitar, kami melakukan evakuasi serta pembersihan rumah warga yang terdampak banjir setinggi satu meter akibat longsor yang menghantam turap penahan tanah,” ujarnya.
Sebagai bentuk tanggap darurat, Pemerintah Desa Cimandala juga menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan bantuan tunai.
“Kami memberikan bantuan sembako, bantuan uang untuk kebutuhan pakaian, serta perbaikan ringan rumah warga terdampak, guna meringankan beban mereka,” tambahnya.
Selain itu, pemerintah desa juga menyediakan tempat tinggal sementara bagi warga selama proses perbaikan rumah berlangsung.
“Selama proses perbaikan, kami juga memfasilitasi tempat tinggal sementara bagi warga hingga rumah mereka kembali layak huni,” imbuhnya.
Ke depan, Pemerintah Desa Cimandala akan menggelar musyawarah desa khusus untuk merumuskan langkah penanganan lanjutan sekaligus upaya mitigasi bencana.
“Kami akan melaksanakan musyawarah desa khusus untuk membahas langkah-langkah penanganan serta antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya.
(AJH)