Delik28 – Dua ruang kelas di SD Negeri Sukakerta, Desa Bungbangsari, Kecamatan Takokak, Kabupaten Cianjur, dilaporkan ambruk total pada Senin (16/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa ini diduga dipicu kondisi bangunan yang sudah rapuh dan diperparah oleh guncangan gempa yang berpusat di wilayah beberapa hari sebelumnya.
Berdasarkan Berita Acara yang ditandatangani Kepala SDN Sukakerta, Yusup Hermawan, disebutkan bahwa sebelum kejadian, kondisi bangunan sekolah memang sudah dalam keadaan tua dan lapuk. Guncangan gempa berkekuatan 5,4 magnitudo pada Sabtu malam, disusul gempa 4,2 magnitudo pada Minggu dini hari, memperparah struktur bangunan hingga akhirnya roboh.
“Goncangan tersebut menyebabkan struktur bangunan yang sudah tidak kokoh sebanyak dua ruang kelas ambruk total rata dengan tanah,” demikian isi laporan resmi tersebut.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena aktivitas belajar mengajar sedang tidak berlangsung dan ruang kelas dalam keadaan kosong.
Kasi Sarana dan Prasarana Disdikpora Kabupaten Cianjur, Baehaki, dalam keterangannya di lokasi menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat sesuai prosedur.
“Kami melakukan penertiban administrasi terlebih dahulu melalui pembuatan berita acara. Selanjutnya akan diusulkan penghapusan aset, baru kemudian ditindaklanjuti dengan pengusulan rehabilitasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan mengupayakan agar seluruh bangunan yang terdampak bisa masuk dalam usulan perbaikan.
“Kita usulkan semuanya. Kalau pun nanti yang disetujui dua atau tiga ruang kelas, kita syukuri. Tapi ikhtiar kita tetap mengusulkan secara menyeluruh,” kata Baehaki.
Pasca kejadian, pihak sekolah langsung mengamankan lokasi dan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar di area terdampak. Sebagai solusi sementara, sekolah tengah mencari alternatif ruang belajar agar proses pendidikan tetap berjalan.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian serius terkait kondisi bangunan sekolah tua yang rentan terhadap bencana. Diharapkan, proses administrasi hingga realisasi rehabilitasi dapat segera terealisasi agar kegiatan belajar siswa tidak terganggu dalam waktu lama. (Dongke)