Delik28 – Pemerintah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, menggelar pelatihan Desa Tanggap Bencana (Destana) bagi tiga desa di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan pemerintah desa dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana alam sebelum mendapatkan penanganan lanjutan dari Pemerintah Daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah mitigasi dan penanganan awal saat terjadi bencana. Materi yang disampaikan meliputi penanggulangan berbagai jenis bencana, seperti tanah longsor, banjir, gempa bumi, hingga kebakaran.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Sukaraja, Hendra Supriatna, mengatakan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting dalam upaya mitigasi maupun penanggulangan bencana.
“Peran serta masyarakat sangat diharapkan dalam mitigasi dan penanggulangan bencana. Dengan adanya kesiapsiagaan masyarakat, diharapkan dapat meminimalisasi risiko terjadinya bencana maupun dampak yang ditimbulkan setelah bencana terjadi,” ujar Hendra.
Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan dari tiga desa, yakni Desa Cadasngampar, Desa Nagrak, dan Desa Sukaraja. Masing-masing desa mengirimkan 20 orang peserta. Selain itu, kegiatan juga melibatkan unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Binwil.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sukaraja tersebut dibuka langsung oleh Camat Sukaraja dan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Danramil 0621-02/Sukaraja dan Kapolsek Sukaraja.
Mewakili Danramil, Batuud Koramil 0621-02/Sukaraja Serma Rohmad menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, pelatihan mitigasi bencana sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat, khususnya bagi masyarakat yang berada di daerah rawan bencana. Dengan pengetahuan mitigasi dan deteksi dini, masyarakat dapat meminimalisasi kerugian yang ditimbulkan akibat bencana alam,” ungkap Serma Rohmad.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Sukaraja berharap terbentuk masyarakat yang lebih tangguh, sigap, dan mampu melakukan tindakan awal saat menghadapi situasi kebencanaan di lingkungannya masing-masing.
Laporan: AJH