Delik28 – Untuk pertama kalinya dalam sejarah peringatan Hari Jadi Bogor (HJB), upacara HJB ke-544 digelar di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Rabu (3/6/2026). Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin langsung jalannya upacara yang dihadiri ribuan warga serta unsur pemerintah daerah.
Pemilihan Desa Malasari sebagai lokasi peringatan bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut merupakan salah satu titik awal berdirinya pemerintahan Kabupaten Bogor sekaligus tempat kedudukan Bupati Bogor pertama, Raden Ipik Gandamana.
Dalam amanatnya, Rudy Susmanto menegaskan bahwa peringatan HJB di Malasari menjadi momentum untuk mengenang perjalanan sejarah Kabupaten Bogor sekaligus memperkuat komitmen pembangunan yang merata di seluruh wilayah.
Menurutnya, kemajuan Kabupaten Bogor harus dibangun dengan tetap menghormati dan menjaga nilai-nilai sejarah yang menjadi fondasi berdirinya daerah tersebut.
“Kalau ingin Bogor berubah, kalau ingin Bogor maju, maka hari ini gunakan tangan kita, gunakan kaki kita, gerakkan badan kita bersama-sama untuk membangun Kabupaten Bogor,” ujar Rudy.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Jadi Bogor ke-544 sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih maju.
Peringatan HJB ke-544 juga dihadiri sejumlah mantan pimpinan daerah Kabupaten Bogor, di antaranya mantan Bupati Bogor Ade Yasin, mantan Penjabat Bupati Bogor Asmawa Tosepu dan Bachril Bakri, mantan Wakil Bupati Bogor Albert Pribadi dan Karyawan Faturachman, serta para mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor.
Turut mendampingi Bupati Bogor, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah, para kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ribuan warga yang memadati lokasi kegiatan.
Peringatan Hari Jadi Bogor ke-544 di Citalahab, Malasari, menjadi simbol kuat keterhubungan antara sejarah dan masa depan Kabupaten Bogor. Dari kawasan yang menjadi bagian penting lahirnya pemerintahan Bogor tersebut, semangat membangun daerah yang maju, istimewa, dan gemilang kembali diteguhkan bersama.
(Yan/Imu)